Toleransi Beragama dalam Islam
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي هَدَانَا لِهَذَا وَمَا كُنَّا لِنَهْتَدِيَ لَوْلَا أَنْ هَدَانَا اللَّهُ لَقَدْ جَاءَتْ رُسُلُ رَبِّنَا بِالْحَقِّ وَنُودُوا أَنْ تِلْكُمُ الْجَنَّةُ أُورِثْتُمُوهَا بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ
Yang terhormat bapak Wira Hadikusuma M. Si, selaku dosen pengampu mata kuliah Retorika Dakwah dan teman-teman sekalian yang insyaaAllah selalu berbahagia
Marilah kita ucapkan puja serta puji syukur kita astas kehadirat Allah SWT. yang telah memberikan nikmat sehat jasmani dan rohani.
Tak lupa pula, shalawat beriringkan salam, selalu tercurahkan kepada nabi agung kita, nabi yang paling mulia, siapa lagi kalau bukan nabi Muhammad SAW. berkat perjuangan beliau lah kita dapat merasakan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi seperti yang kita rasakan saat ini.
Hadirin walhadiroh yang dirahmati oleh Allah
Banyak di antara kaum muslimin di zaman ini yang salah dalam memahami prinsip toleransi.
Toleransi menurut Islam yaitu hendaklah setiap muslim berbuat baik terhadap umat lain selama tidak ada sangkut pautnya dengan hal agama.
Allah tidak melarang kita untuk berbuat baik kepada non muslim yang tidak memerangi kita. Berbuat baik dan adil terhadap mereka justru di perintahkan, karena Allah menyukai orang yang berbuat adil.
Allah Azza wa Jalla berfirman :
لَا يَنْهَاكُمُ اللَّهُ عَنِ الَّذِينَ لَمْ يُقَاتِلُوكُمْ فِي الدِّينِ وَلَمْ يُخْرِجُوكُمْ مِنْ دِيَارِكُمْ أَنْ تَبَرُّوهُمْ وَتُقْسِطُوا إِلَيْهِمْ ۚ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُقْسِطِينَ
Allah tidak melarang kamu untuk berbuat baik dan berlaku adil terhadap orang-orang yang tiada memerangimu karena agama dan tidak (pula) mengusir kamu dari negerimu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berlaku adil.
(QS. Mumtahanah : 8)
Hadirin Walhadiroh yang dirahmati oleh Allah
Toleransi menurut Islam adalah membiarkan umat lain untuk beribadah dan berhari raya, tanpa mengusik mereka.
Toleransi menurut Islam, adalah kita bisa menunjukkan akhlaq mulia kepada non muslim dengan mengunjungi mereka ketika sakit misalnya, berteman dan bertetangga dengan baik, berdagang dengan jujur, memberi bingkisan, dll.
Tapi tidak ada toleransi untuk urusan ibadah dan aqidah. Keduanya adalah prinsip yang tidak bisa ditawar dalam beragama.
Bagi orang-orang yang punya rasa takut kepada Allah, sesungguhnya tidak sulit untuk menerima argumen bahwa toleransi bukanlah pencampuradukkan aqidah.
Toleransi menurut Islam bukanlah toleransi dalam beragama. Melainkan toleransi antar umat beragama.
Teman-temanku...
Toleransi menurut Islam adalah membiarkan umat lain dengan keyakinan mereka. Tanpa kita ganggu, tanpa ucapan selamat, dan tanpa terlibat dalam kegiatan-kegiatan keagamaan mereka. Itulah toleransi.
Toleransi menurut Islam bukan berarti harus mengakui kebenaran ajaran pluralisme, yaitu ajaran yang menyamakan dan menganggap benar semua agama.
Bagaimana mungkin sekian banyak agama di dunia dengan bermacam-macam sesembahan dan ritualnya bisa dikatakan sama?
Umat Islam tidak seharusnya mengikuti hasil pemikiran orang yang kebingungan dalam mencari kebenaran, sehingga harus mengatakan semua agama sama.
Toleransi menurut Islam adalah mengakui adanya pluralitas (keberagaman). Bukan mengakui kebenaran ajaran pluralisme.
Semoga Allah senantiasa meneguhkan iman kita.
Demikian yang dapat saya urainkan, apabila ada salah-salah kata saya mohon maaf, kepada Allah saya mohon ampun.
Burung irian
Burung Cindrawasih
Cukup sekian
Terimakasih
والله الموفق إلى أقوم الطريق
Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Oleh : Agita Mesha W.

Komentar
Posting Komentar